Langkah Gue Belajar Menghargai Orang Lain
Beberapa waktu ini gue mengalami penurunan kualitas teman dan kepercayaan diri. Gue mulai menarik diri dari sosial dan merengek-rengek meminta bantuan dari mereka. Gue bahkan menceritakan semua keluh kesah gue kepada seorang teman bernama Mila.
Gue bahkan tidak menyangka akan melakukan hal tersebut. Gue pun bingung dengan omongan Mila yang sampai posting ini ditulis gue masih bingung. Seketika gue mencari keyword "how to appreciate others" di google dan menemukan sebuah video menarik.
Dari video ini gue belajar ada 8 hal yang harus(nya) gue lakukan untuk bisa menghargai orang lain.
Gue enggak sadar akan rambut gue sampai Via bilang kaya begitu. Setelah itu gue merasa senang dengan rambut yang gue punya. I should do it too, I guess?
Mila yang tinggal dan asli Surabaya ini enggak terlalu dekat sama gue, kita hanya sama dalam memiliki kesedihan yang berlarut-larut dan emosi yang tidak ter-kontrol. Suatu hari di suatu sesi curhat gue sama doi, dia marah besar ke gue dengan mengatakan:
"Kamu tuh pengen dihargai tapi gak menghargai orang lain."..which made me shocked. Gue enggak menghargai orang lain?
Gue bahkan tidak menyangka akan melakukan hal tersebut. Gue pun bingung dengan omongan Mila yang sampai posting ini ditulis gue masih bingung. Seketika gue mencari keyword "how to appreciate others" di google dan menemukan sebuah video menarik.
Dari video ini gue belajar ada 8 hal yang harus(nya) gue lakukan untuk bisa menghargai orang lain.
1. Melihat ke diri sendiri
Apa iya gue sudah bekerja keras untuk menjaga hubungan yang selama ini gue punya? Gue melihat diri gue yang sering keluar dari kumpulan-kumpulan mereka dengan alasan tidak diperhatikan. Tapi kembali lagi, itu harusnya datang dari diri gue sendiri. Dengan gue berusaha untuk tetap berteman, tidak mudah merasa enggak enak sama mereka, begitulah caranya untuk menghargai keberadaan mereka.
Dan berharap mereka akan melakukan yang sama nantinya.
2. Buat sebuah hadiah
Langkah pertama sudah ter-lewati. Namun terkadang kita dan gue sendiri masih belum bisa menunjukkannya. Video tadi menyuruh gue untuk membuat sebuah buatan tangan dan diberikan kepada orang lain. Ternyata setelah gue pikir, betul juga.
Seorang teman dekat bernama Intan pernah jago bikin buku gambar dan dia bikin sendiri. Gue waktu itu malah minta buat dibikinin, but she did made me one! Gue senang atas pemberian dari dia sampai gue lupa untuk berkata terima kasih atau memberikan balasan. Self-noted!
Kedepannya mungkin gue akan melakukan hal yang sama.
3. Perhatikan hal-hal kecil
Mungkin ini masuk dari daftar rengekan gue terhadap orang lain. Tapi, kenapa enggak gue mencoba melakukannya duluan kepada orang lain? Toh, disaat ada orang lain yang mungkin memperhatikan rambut gue--kaya teman gue Via waktu itu yang tiba-tiba bilang
"Eh Dhito, aku suka deh sama rambutmu. Kok lucu begitu? Mau pegang dong"..oke contohnya agak berlebihan. But you get the point, right?
Gue enggak sadar akan rambut gue sampai Via bilang kaya begitu. Setelah itu gue merasa senang dengan rambut yang gue punya. I should do it too, I guess?
4. Membalas (Reciprocate)
Intinya gue juga harus membalas kebaikan orang lain dengan kebaikan pula. Selama ini di kampus gue yang selalu minta tebeng dan mereka mengantarkan gue sampai ke kost kayanya enggak pernah sekalipun membalas baik budi mereka. Di contoh video ini yang tadi diperhatikan memberikan mereka minuman gratis. Mungkin nanti bisa jadi contoh bagi gue?
5. Ingat ulang tahun
Selama ini gue ingat ulang tahun seseorang cuma dari status Facebook atau dari posting di LINE yang menunjukkan mereka ulang tahun. Tapi untuk orang-orang yang spesial menurut gue, pasti gue ingat ulang-tahunnya. Gue bisa mencoba melakukan hal yang sama kepada teman-teman di sekitar gue untuk menunjukkan betapa peduli-nya gue sama mereka.
6. Tunjukkan ketertarikan (dan jangan cuma membicarakan tentang diri sendiri)
Gue merasa akhir-akhir ini gue sering membicarakan apa yang gue rasakan dan apa yang gue butuhkan untuk mencari perhatian teman-teman gue. Mungkin itu yang membuat gue merasa teman-teman mulai jenuh dengan apa yang gue bicarakan. Gue masih kurang untuk mendengarkan mereka, masih kurang untuk berbincang-bincang bersama mereka. Dan sebagainya.
Mungkin untuk kepada teman-teman gue yang membaca posting ini, kalian boleh mulai cerita ke gue ya? Mungkin dengan kalian cerita, kalian bisa lebih tenang dan gue bisa sedikit membantu dalam permasalahan kalian.
7. Berterima kasih
Hal yang paling sederhana yang harusnya gue lakukan. Berterima kasih.
Gue jadi ingat dulu Bokap gue sering memberi tahu gue
Ada tiga kata kunci yang kamu harus lakukan untuk bisa dihargai orang lain: Maaf, Tolong, Makasih. Apapun yang kamu lakukan usahakan menggunakan tiga kata kunci itu.Dengan mendapatkan terima kasih, gue jadi merasa kalau gue ada. Kenapa enggak orang lain juga merasakan hal yang sama?
8. Memberi kejutan
Ya. Gue juga mengharapkan adanya kejutan yang diberikan kepada gue. Tapi mungkin itu yang orang lain butuhkan. Dengan memberi kejutan kepada mereka, itu bisa membuat mereka spesial.
-
Saat ini gue merasa kalau gue enggak melakukan semuanya dengan baik dan benar. Di sisi lain, gue juga ingin dihargai. Jadi, kenapa kita enggak sama-sama melakukannya satu sama lain dan akhirnya kita semua menghargai satu sama lain?
Semoga tulisan singkat ini berguna.
Sekian dari gue! Vivat!

hay adhi salam kenal. gue setuju banget sama apa yang lu tulis. karena gue merasakan ada di posisi ini hehe. hal-hal kecil yang bisa kita inget tentang temen kita, secara ngga langsung udh jadi bagian dr proses menghargai orang lain. dan jangan lupa support penting banget sih. even temen cerita dan cmn dijawab dengan anggukan, orang akan merasa bahagia karena mereka dihargai pada saat bercerita. sukses terus untuk blognya :)!
BalasHapusSemua orang pasti pernah dalam kondisi seperti ini..
BalasHapusSetuju skali dengan semua yang ditulis sama bro. Cuma, tak rasa dibagian memberi hadiah, itu tidak harus barang, bisa pujian, bisa apresiasi, dan segala macem :).
Salam kenal bro :D