6 Hal Untuk Mengurangi Depresi
Gue mengidap penyakit depresi.
Iya, gue mengidap depresi selama semester dua ini, dan baru menyadari setelah di akhir semester. Karena gue tidak mendapatkan bantuan selama ada di fase depresi ini, nilai akademis gue menjadi terganggu dan salah satu mata kuliah gue yang berbobot 3 sks mendapatkan nilai E. Iya, gue harus mengulang kuliah dua semester lagi.
Bagaimana gue bisa tau kalau gue punya depresi? Kalian bisa cek di foto di bawah ini.
Apa yang ada di gambar itu dialami oleh gue beberapa waktu yang lalu. Gue enggak pernah mandi selama 3 minggu, dan di minggu-minggu itu gue enggak pernah mencuci baju (bahkan untuk menaruh baju kotor di tempat baju kotor aja enggak), selalu capek setiap sampai di kost-an, enggak pernah keluar kamar kalau liburan, enggak punya motivasi untuk melakukan kegiatan aktivitas apapun, membenci diri gue sendiri, susah konsentrasi, gampang pelupa bahkan sampai ingin bunuh diri.
Untuk kalian yang memiliki 5 dari daftar di atas, gue sarankan untuk segera mencari pertolongan psikologis entah ke dokter ataupun bimbingan konseling di lingkungan kalian. Itu pun juga yang harusnya gue lakukan.
Nyatanya enggak gue lakukan. Gue malu. Gue sendirian dan teman-teman gue jauh dari gue.
Setelah nilai mata kuliah gue keluar, gue menyadari bahwa mungkin ada sesuatu dalam kehidupan gue yang harus gue perbaiki. Kemudian gue menemukan video ini.
Video ini menjelaskan bahwa menurut Steve Ilardi, seorang profesor yang berdedikasi dalam bidang psikologi klinis dan kesehatan mental, ada 6 faktor yang kita, sebagai pengidap depresi klinis, bisa ubah dan lakukan untuk paling tidak mengurangi depresi. Gue akan jabarkan secara penangkapan gue di bawah ini.
Menurut beliau, penggunaan obat anti-depressant itu setara sama 30 menit berjalan kaki selama 3 kali seminggu. Berarti kita bisa melakukan olahraga minimal 30 menit jalan kaki 3 kali seminggu.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk berjalan/berolahraga selama 30 menit jalan kaki 3 kali seminggu.
Saran yang baik untuk kesehatan seharunya perbandingan antara Omega-6:Omega3 itu satu banding satu (1:1) atau tiga banding satu (3:1). Tapi kenyataannya, saat ini kita memiliki perbandingan sampai tujuhbelas banding satu (17:1). Parah kan?
Benar kata menteri susi di bawah ini:
Ini ada tips untuk kalian yang pengen minum suplemen Omega-3 atau minyak ikan:
1. Pastikan kalian menyimpan suplemen tersebut dalam lemari es atau pendingin, agar tidak terjadi oksidasi dan menjadi racun untuk tubuh kalian.
2. Pastikan minyak ikan ini murni dan racun-racun lain dalam minyak ikan sudah hilang.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk memperbanyak makan ikan setiap hari dan mengkonsumsi suplemen Omega-3.
Selain itu, seperti yang kita tau, sinar matahari itu lebih terang 5 sampai 10 kali daripada lampu. Apapun merk lampunya, tidak akan mampu untuk membuat ulang sinar matahari. Sinar yang terang ini yang bertanggung jawab dalam mengatur kapan kita harus lelah, hormon apa dan kapan harus diberikan serta kapan kita harus mengantuk. Ketiga faktor ini kalau bermasalah, merupakan inti dari depresi. Jadi? Bagaimana?
Minimal 10 menit berjemur di pagi hari bisa memperbaiki jam biologis kalian.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk berjemur selama 10 menit tiap pagi.
Untuk kalian yang mengerjakan tugas, kalian bisa menggunakan website sleepyti.me (dibaca sleepy time). Website ini memberikan saran jam berapa kalian harus tertidur pulas untuk bangun pada jam tertentu. Sehingga, selain kalian tidak telat masuk kuliah, kalian juga mendapatkan tidur yang cukup dan bangun dengan rasa segar.
Tapi gimana kalau gue orangnya susah tidur? Kalian bisa mengikuti beberapa tips:
1. JANGAN menggunakan komputer atau handphone SATU JAM SEBELUM TIDUR. Mungkin ini lebih berat daripada yang dikatakan, tapi mematikan komputer dan membuat handphone dalam airplane mode dapat membangun dedikasi kamu untuk tidur saat ini.
2. Gunakan tempat tidur hanya untuk ngewe dan tidur. Maaf sebelumnya gue menggunakan bahasa yang kurang sopan, tapi itu benar adanya. Sehingga kegiatan yang lain dilakukan di luar tempat tidur, dan kemungkinan untuk tertidur menjadi sedikit.
3. Lakukan kegiatan setiap harinya, sehingga kalian cukup lelah untuk tidur secara instan.
Dari poin ini, gue sendiri bakalan mencoba untuk mematikan semua peralatan satu jam sebelum gue tidur dan berhenti berkegiatan lain (entah mengerjakan tugas atau buka laptop) selain tidur (dan ngewe) di tempat tidur.
Gue akan mencoba sering mengerjakan hal-hal ini tentunya.
50% dari orang amerika melansir bahwa mereka tidak memiliki teman dekat. Sekarang pun berhubungan dengan teman hanya melalui sosial media dan tanpa tatap muka. Ini bisa dikurangi, meskipun sulit.
Kanal YouTube "Improvement Pill" menyediakan banyak video untuk kita melatih diri berkenalan dengan orang lain, maupun memiliki soft-skill untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan sekitar kita. Kalian bisa langsung search di YouTube "Improvement Pill" atau bisa klik di sini.
Gue pun akan sering menonton video tersebut.
-
Jadi itu dia tadi 6 hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi depresi. Untuk kalian yang merasa punya depresi dan takut untuk pergi ke bantuan psikologis, dapat menanggulanginya terlebih dahulu lewat hal-hal ini. Untuk kalian yang punya teman depresi, bisa menyarankan mereka untuk melakukannya juga.
Semoga kalian dan gue sendiri bisa menjadi lebih baik untuk ke depannya.
Sekian dari gue. Vivat!
Iya, gue mengidap depresi selama semester dua ini, dan baru menyadari setelah di akhir semester. Karena gue tidak mendapatkan bantuan selama ada di fase depresi ini, nilai akademis gue menjadi terganggu dan salah satu mata kuliah gue yang berbobot 3 sks mendapatkan nilai E. Iya, gue harus mengulang kuliah dua semester lagi.
Bagaimana gue bisa tau kalau gue punya depresi? Kalian bisa cek di foto di bawah ini.
Apa yang ada di gambar itu dialami oleh gue beberapa waktu yang lalu. Gue enggak pernah mandi selama 3 minggu, dan di minggu-minggu itu gue enggak pernah mencuci baju (bahkan untuk menaruh baju kotor di tempat baju kotor aja enggak), selalu capek setiap sampai di kost-an, enggak pernah keluar kamar kalau liburan, enggak punya motivasi untuk melakukan kegiatan aktivitas apapun, membenci diri gue sendiri, susah konsentrasi, gampang pelupa bahkan sampai ingin bunuh diri.
Untuk kalian yang memiliki 5 dari daftar di atas, gue sarankan untuk segera mencari pertolongan psikologis entah ke dokter ataupun bimbingan konseling di lingkungan kalian. Itu pun juga yang harusnya gue lakukan.
Nyatanya enggak gue lakukan. Gue malu. Gue sendirian dan teman-teman gue jauh dari gue.
Setelah nilai mata kuliah gue keluar, gue menyadari bahwa mungkin ada sesuatu dalam kehidupan gue yang harus gue perbaiki. Kemudian gue menemukan video ini.
Video ini menjelaskan bahwa menurut Steve Ilardi, seorang profesor yang berdedikasi dalam bidang psikologi klinis dan kesehatan mental, ada 6 faktor yang kita, sebagai pengidap depresi klinis, bisa ubah dan lakukan untuk paling tidak mengurangi depresi. Gue akan jabarkan secara penangkapan gue di bawah ini.
1. Kegiatan FisikOrang-orang jaman dulu memiliki waktu untuk ber-kegiatan paling enggak 4 jam sehari. Tapi kita? Kebanyakan ada di depan laptop, mengerjakan tugas secara virtual dan sebagainya.
Menurut beliau, penggunaan obat anti-depressant itu setara sama 30 menit berjalan kaki selama 3 kali seminggu. Berarti kita bisa melakukan olahraga minimal 30 menit jalan kaki 3 kali seminggu.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk berjalan/berolahraga selama 30 menit jalan kaki 3 kali seminggu.
2. Minum suplemen Omega-3Seorang atlet renang pernah ditanya, kalau dia harus meminum satu suplemen seumur hidupnya, dia mau minum apa. Dia menjawab Omega-3. Lalu, Omega-3 ini bersifat anti-inflammatory, sehingga bisa mencegah radang dalam diri. Berbeda dengan Omega-3, Omega-6 itu ditemukan dalam makanan kita sehari-hari dan bersifat memicu radang.
Saran yang baik untuk kesehatan seharunya perbandingan antara Omega-6:Omega3 itu satu banding satu (1:1) atau tiga banding satu (3:1). Tapi kenyataannya, saat ini kita memiliki perbandingan sampai tujuhbelas banding satu (17:1). Parah kan?
Benar kata menteri susi di bawah ini:
Ini ada tips untuk kalian yang pengen minum suplemen Omega-3 atau minyak ikan:
1. Pastikan kalian menyimpan suplemen tersebut dalam lemari es atau pendingin, agar tidak terjadi oksidasi dan menjadi racun untuk tubuh kalian.
2. Pastikan minyak ikan ini murni dan racun-racun lain dalam minyak ikan sudah hilang.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk memperbanyak makan ikan setiap hari dan mengkonsumsi suplemen Omega-3.
3. Sinar MatahariKaya anak kecil, kita butuh dan masih butuh Vitamin D. Kenapa? Karena dengan Vitamin D bisa memicu kesehatan tulang, kesehatan imun dan kesehatan otot sebanyak 40%.
Selain itu, seperti yang kita tau, sinar matahari itu lebih terang 5 sampai 10 kali daripada lampu. Apapun merk lampunya, tidak akan mampu untuk membuat ulang sinar matahari. Sinar yang terang ini yang bertanggung jawab dalam mengatur kapan kita harus lelah, hormon apa dan kapan harus diberikan serta kapan kita harus mengantuk. Ketiga faktor ini kalau bermasalah, merupakan inti dari depresi. Jadi? Bagaimana?
Minimal 10 menit berjemur di pagi hari bisa memperbaiki jam biologis kalian.
Dari poin ini, gue akan mencoba untuk berjemur selama 10 menit tiap pagi.
4. Tidur yang benar dan yang cukupTidur cukup juga merupakan faktor penting. Manusia dewasa butuh tidur sekitar 7-8 jam sehari. Pastinya kita sering yang tidak bisa tidur, atau bahkan tidak boleh tidur karena mengerjakan tugas. Bagaimana solusinya?
Untuk kalian yang mengerjakan tugas, kalian bisa menggunakan website sleepyti.me (dibaca sleepy time). Website ini memberikan saran jam berapa kalian harus tertidur pulas untuk bangun pada jam tertentu. Sehingga, selain kalian tidak telat masuk kuliah, kalian juga mendapatkan tidur yang cukup dan bangun dengan rasa segar.
Tapi gimana kalau gue orangnya susah tidur? Kalian bisa mengikuti beberapa tips:
1. JANGAN menggunakan komputer atau handphone SATU JAM SEBELUM TIDUR. Mungkin ini lebih berat daripada yang dikatakan, tapi mematikan komputer dan membuat handphone dalam airplane mode dapat membangun dedikasi kamu untuk tidur saat ini.
2. Gunakan tempat tidur hanya untuk ngewe dan tidur. Maaf sebelumnya gue menggunakan bahasa yang kurang sopan, tapi itu benar adanya. Sehingga kegiatan yang lain dilakukan di luar tempat tidur, dan kemungkinan untuk tertidur menjadi sedikit.
3. Lakukan kegiatan setiap harinya, sehingga kalian cukup lelah untuk tidur secara instan.
Dari poin ini, gue sendiri bakalan mencoba untuk mematikan semua peralatan satu jam sebelum gue tidur dan berhenti berkegiatan lain (entah mengerjakan tugas atau buka laptop) selain tidur (dan ngewe) di tempat tidur.
5. Berhenti sering flashbackFlashback hal-hal negatif dapat membuat kalian gampang terserang depresi. Hal ini dapat ditanggulangi dengan mengikuti kegiatan kelompok seperti olahraga bersama, pesta, atau pergi ke acara-acara lain; atau buat kalian yang enggak suka keramaian bisa mengerjakan seni, hobi atau kerajinan yang kalian suka.
Gue akan mencoba sering mengerjakan hal-hal ini tentunya.
Terakhir, 6. Berhubungan sosial
50% dari orang amerika melansir bahwa mereka tidak memiliki teman dekat. Sekarang pun berhubungan dengan teman hanya melalui sosial media dan tanpa tatap muka. Ini bisa dikurangi, meskipun sulit.
Kanal YouTube "Improvement Pill" menyediakan banyak video untuk kita melatih diri berkenalan dengan orang lain, maupun memiliki soft-skill untuk berkomunikasi dan berhubungan dengan sekitar kita. Kalian bisa langsung search di YouTube "Improvement Pill" atau bisa klik di sini.
Gue pun akan sering menonton video tersebut.
-
Jadi itu dia tadi 6 hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi depresi. Untuk kalian yang merasa punya depresi dan takut untuk pergi ke bantuan psikologis, dapat menanggulanginya terlebih dahulu lewat hal-hal ini. Untuk kalian yang punya teman depresi, bisa menyarankan mereka untuk melakukannya juga.
Semoga kalian dan gue sendiri bisa menjadi lebih baik untuk ke depannya.
Sekian dari gue. Vivat!

Komentar
Posting Komentar