Mari Menjadi Sherlock Sejenak

Buat yang gak tahu, gue juga nyediain slot kosong di hari Rabu. Jadi kemungkinan nanti ada posting itu hari Sabtu atau Rabu. Tapi tetap, yang paling utama adalah gue posting hari Sabtu, jam 18.30 WIB.

-

Seperti yang kalian tahu, gue pencinta Sherlock Holmes dan kawan-kawannya. Rasa cinta ini muncul saat gue pertama kali nonton film Sherlock Holmes di Bioskop. Dengan kekuatan deduksinya, ia bisa mengetahui lawan akan memukul ke arah mana, dan sebagainya.

Habis itu gue nemuin serial TV dari BBC, yaitu Sherlock. Makinlah gue jatuh cinta dengan nada-nada ini:


Kalau di serial ini, Sherlock terlihat seperti yang di buku. Terlihat lebih pintar, to the point, bahkan dari penampilannya sangat ditunjukkan oleh Benedict Cumberbatch ini.

Wah Benedict Cumberbatch ganteng juga ya. (Photo by sportskeeda.com)

Tapi sayang banget, Sherlock itu tayang 2/3 tahun sekali, dan satu season itu cuma tiga episode. Berarti gue perlu sesuatu buat menemani hari-hariku (asik), Nah habis itu gue ketemu serial CBS, Elementary.

Gile Joan Watson. (Photo by CBS)


Mirip-mirip dengan Sherlock, menceritakan seorang Sherlock Holmes yang hiatus ke Amerika. Di serial ini, John Watson-nya juga berubah jadi cewek, dan namanya berubah jadi Joan Watson. Sama juga dengan detektif-nya, karena ia ada di Amerika jadinya nama detektifnya itu Gregson (kalau kalian pembaca Sherlock Holmes, pasti tau ada dua detektif di bukunya).

Untuk serial yang itu, lebih sering diputar. Walaupun banyak Sherlockian (pencinta Sherlock Holmes) yang enggak suka dengan Elementary, tapi bagi gue lumayan lah untuk menunggu Sherlock BBC, daripada enggak nonton apa-apa.

Persis banget hari Sabtu, ada tragedi yang dialami sama salah satu driver Gojek. Katanya, ibu yang satu ini kecelakaan gitu. Tapi ada aja netizen (penduduk internet/internet citizen) yang bilang kalau ibu itu gak kecelakaan, tapi kena tonjok. Contohnya yang satu ini.



Nah, sekarang giliran gue untuk mencoba kira-kira apa yang terjadi dengan ibu itu. Gue akan coba taroh dua gambar detil di bawah ini.



Oke. Hmm.

Dari gambar di atas kelihatan memar di bagian wajah. Lalu ada darah di pelipis mata, dan mimisan dari hidung. Jari berdarah.

Data-data diatas kalau kita sambung dengan kejadian perampokan/kekerasan, itu bisa aja terjadi. Kronologisnya bisa si preman itu ngedatengin si ibu (yang kita asumsikan menggunakan helm resmi Gojek, karena semua driver harus pake helm), lalu diberhentikan dan langsung dipukul ke arah muka. Yang pertama kali berdarah pasti hidungnya. Lalu digebukinlah badannya, sampai dia jatuh dan helmnya lepas. Mungkin tahu itu ibu-ibu, makanya ditinggalin.

Tapi dengan kemungkinan kekerasan, ada kesalahan dari lukanya. Kalau dia digebukin dari sudut arah yang sama, harusnya yang berdarah itu yang di dekat hidung, bukan di ujung. Karena kalau di ujung itu agak dekat dengan ujung helm, sehingga gak bisa kena direct punch gitu. Abis itu si ibu ini pake masker dan maskernya gak kelihatan berdarah. Berarti si ibu bisa ngelepas maskernya sendiri. Dan itu artinya, si ibu tidak dalam keadaan terdesak (karena masih kepikiran untuk ngelepas masker). Lagipula ada luka di bagian jari telunjuk dan tengah kanan, dan pergelangan tangan kiri. Sangat tidak mungkin seorang preman kepikiran buat matahin pergelangan tangan orang, atau dua jari seseorang. Kecuali Hannibal, mungkin ya.

Kekerasan Preman bisa kita coret dari list. Dan jawaban yang tersisa ya cuma kecelakaan tunggal. Ingat kata sherlock holmes:

When you have eliminated the impossible, whatever remains, however improbable, must be the truth. (Disaat kamu sudah menghilangkan ketidakmungkinan, apapun yang tersisa, walaupun tidak mungkin, pasti adalah kebenaran.) - Sherlock Holmes, The Sign of the Four (1890)
Nah, itu dia deduksi asal-asalan gue. Kalau kalian punya deduksi kalian sendiri, langsung aja komentar di bawah ini. Oke?

Ini sih deduksi gue, kalau lo?

--

Note: Sebenernya itu murni kecelakaan. Sudah ada informasi khusus tentang kejadian ini, dan Gojek sudah mentwit di bawah ini. Saya turut berduka atas kejadian yang terjadi, semoga tidak ada lagi kejadian yang sama terulang di kemudian hari. Game deduksi di atas hanyalah sebuah permainan, tidak bermaksud menyinggung siapapun.

Komentar

  1. Iya nih banyak yang salah faham, emang saat itu ada dua kejadian dengan gojek perempuan, tp mereka salah sangka.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Meracik Teh Ala Gue Itu

10 Oktober 2024, Aku Patah Hati.

How things work.