Editing bikin stress! - Day 2 #1Day1Dream
Hai pipol! Kita balik lagi di hari ke-2 #1Day1Dream. Kali ini, gue pengen ngomongin tentang mimpi gue ke #9, punya komputer super canggih.
Jadi gini, dari kelas 1 SMP gue mulai tergila-gila sama dunia perfilman, dan dunia videografi. Entah kenapa gue suka banget buat bikin film, or maybe a video, dan diupload ke YouTube. Seru banget.
Karena itu, gue harus ngedit videonya dulu sebelum diupload ke YouTube. Apa hubungannya sama komputer yang super canggih?
Gue jelasin dulu deh konsep editing. Editing itu, intinya menyatukan potongan-potongan klip video menjadi satu kesatuan utuh. Kayak acara TV, yang kita ngeliat pembawa acaranya dari beberapa sisi. Atau film-film laga yang memang seru banget ditontonnya karena potongan-potongan gambar yang asiknya bukan main. Nah, untuk editing inilah dibutuhkan waktu + tenaga yang banyak.
Iya, tenaga itu sangat diperlukan di proses Editing ini. Gimana enggak? Kita harus duduk di depan komputer/alat edit, memperhatikan hal detil dengan seksama, kalau ada kesalahan kita perbaiki lagi. Gimana gak lelah?
Nah, di proses editing ini ada yang namanya Rendering. Ibaratnya, klip yang kita udah potong-potong tadi, kita gabungin jadi satu kesatuan utuh, kita rekam ulang supaya jadi satu video full. Nah, 'rekam ulang' ini yang membutuhkan waktu SUPER LAMA. Hah? Enggak? Yakin?
Pengalaman,
Pernah waktu itu gue harus ngumpulin tugas sekolah, disuruh bikin film pendek. Videonya udah jadi, udah gue edit, dan tinggal proses rendering. Dan lo tau berapa lama yang gue perlukan untuk rendering? 12 Jam! STRESS!!
Yap. Gue menyiksa laptop tua gue untuk melakukan proses pembuatan anak selama 12 jam. Sedih.
Videonya bisa kalian liat di bawah ini.
Itu dia. Film begitu aja makan waktu 12 jam. Gak kebayang kalau gue bikin animasi di laptop gue (sekelas upin ipin) dan renderingnya pakai laptop itu.
Dan kalau boleh minta sih, gue butuh komputer super gila dengan spesifikasi (kalau bisa) kayak gini:
Processor 8Ghz (Iya, kan namanya gila)
RAM 128GB (dibilangin, gila)
ROM 4TB -- buat yang gak tau ROM itu apa, bisa capcus ke sini.
Video Card 2GB
Monitor 2 Biji yang Full HD (1080)
Sound Card DTS 5.1
Speaker DTS 5.1
Gitu deh. Gue yakin mayoritas pembaca sekalian gak ngerti maksud detail yang di atas.
Dan gue yakin seyakin-yakinnya, bahwa dengan komputer secanggih itu, bisa mempermudah gue untuk membuat film lebih baik lagi (biar gak stress pas editing, hehe).
Sejauh ini sih gue sedang berusaha untuk memenuhi target itu. Gue cicil pelan-pelan, satu-satu, mulai dari yang kualitasnya di bawah sampai sekarang ini.
Ini spesifikasi komputer gue saat ini:
Intel i3 3.3Ghz
RAM 8GB
ROM 1TB
Video Card 512 MB
Sound Card abal-abal
TV Toshiba (iya, ada TV nganggur di rumah, bisa pake HDMI. Jadi gue pakai untuk monitor aja)
Gitu deh pokoknya. Ada saran dari pembaca semua, kira-kira gue harus punya komputer kaya gimana? Bisa langsung komentar di bawah ya~
Itu dia impian gue yang #9. Jangan lupa datang lagi besok untuk impian #8!
As I was saying, ini komputer idaman gue. Kalau lo?
What? Komputer super canggih? Buat apaan sih itu?
Jadi gini, dari kelas 1 SMP gue mulai tergila-gila sama dunia perfilman, dan dunia videografi. Entah kenapa gue suka banget buat bikin film, or maybe a video, dan diupload ke YouTube. Seru banget.
Karena itu, gue harus ngedit videonya dulu sebelum diupload ke YouTube. Apa hubungannya sama komputer yang super canggih?
| Terlalu keren.. (source: www.shareonfb.com) |
Gue jelasin dulu deh konsep editing. Editing itu, intinya menyatukan potongan-potongan klip video menjadi satu kesatuan utuh. Kayak acara TV, yang kita ngeliat pembawa acaranya dari beberapa sisi. Atau film-film laga yang memang seru banget ditontonnya karena potongan-potongan gambar yang asiknya bukan main. Nah, untuk editing inilah dibutuhkan waktu + tenaga yang banyak.
Tenaga? Hubungannya?
Iya, tenaga itu sangat diperlukan di proses Editing ini. Gimana enggak? Kita harus duduk di depan komputer/alat edit, memperhatikan hal detil dengan seksama, kalau ada kesalahan kita perbaiki lagi. Gimana gak lelah?
Nah, di proses editing ini ada yang namanya Rendering. Ibaratnya, klip yang kita udah potong-potong tadi, kita gabungin jadi satu kesatuan utuh, kita rekam ulang supaya jadi satu video full. Nah, 'rekam ulang' ini yang membutuhkan waktu SUPER LAMA. Hah? Enggak? Yakin?
Pengalaman,
Pernah waktu itu gue harus ngumpulin tugas sekolah, disuruh bikin film pendek. Videonya udah jadi, udah gue edit, dan tinggal proses rendering. Dan lo tau berapa lama yang gue perlukan untuk rendering? 12 Jam! STRESS!!
Yap. Gue menyiksa laptop tua gue untuk melakukan proses pembuatan anak selama 12 jam. Sedih.
Videonya bisa kalian liat di bawah ini.
Itu dia. Film begitu aja makan waktu 12 jam. Gak kebayang kalau gue bikin animasi di laptop gue (sekelas upin ipin) dan renderingnya pakai laptop itu.
Dan kalau boleh minta sih, gue butuh komputer super gila dengan spesifikasi (kalau bisa) kayak gini:
Processor 8Ghz (Iya, kan namanya gila)
RAM 128GB (dibilangin, gila)
ROM 4TB -- buat yang gak tau ROM itu apa, bisa capcus ke sini.
Video Card 2GB
Monitor 2 Biji yang Full HD (1080)
Sound Card DTS 5.1
Speaker DTS 5.1
Gitu deh. Gue yakin mayoritas pembaca sekalian gak ngerti maksud detail yang di atas.
Dan gue yakin seyakin-yakinnya, bahwa dengan komputer secanggih itu, bisa mempermudah gue untuk membuat film lebih baik lagi (biar gak stress pas editing, hehe).
Sejauh ini sih gue sedang berusaha untuk memenuhi target itu. Gue cicil pelan-pelan, satu-satu, mulai dari yang kualitasnya di bawah sampai sekarang ini.
Ini spesifikasi komputer gue saat ini:
Intel i3 3.3Ghz
RAM 8GB
ROM 1TB
Video Card 512 MB
Sound Card abal-abal
TV Toshiba (iya, ada TV nganggur di rumah, bisa pake HDMI. Jadi gue pakai untuk monitor aja)
Gitu deh pokoknya. Ada saran dari pembaca semua, kira-kira gue harus punya komputer kaya gimana? Bisa langsung komentar di bawah ya~
Itu dia impian gue yang #9. Jangan lupa datang lagi besok untuk impian #8!
As I was saying, ini komputer idaman gue. Kalau lo?
Berasa kaya lagi ngebantu laptop lo lahiran ya? kayanya selama ngeden (baca: rendering) laptop lo pasti kesakitan deh :v wkwkwk
BalasHapus@fara iya nih, dia harus melahirkan suatu karya dengan sempurna :') (kedengeran loh suaranya "oeekk oeekk" gitu)
HapusRelateable sekali pengalaman editingnya dan baru gue sadari pekerjaan yang paling tidak menyenangkan dalam dunia perfilman atau periklanan atau broadcasting adalah....editing, setidaknya menurut gue. ( '-')
BalasHapus@Inten pekerjaan editing itu paling keren di dunia. Sebuah film biasa aja bakalan jadi luar biasa lewat proses editing. Pokoknya, editing = nano nano. Banyak rasa! :D
HapusNggak ngerti editing sih, ntar kalau kerja biar yang bagiannya aja, saya mah cukup jadi editor penulis :D
BalasHapusBaca #1Day1Dream Syifa