SchoolismArticle: Kuliah di Singapura Tanpa Membebani Orang Tua
Kuliah di Singapura tanpa membebani orang tua sama sekali, memangnya mungkin ya? Kalau menurut gue, mungkin banget!
Pertanyaan lain, kenapa harus di Singapura? Asal kalian tau, Singapura itu aman, maju, universitasnya termasuk universitas paling hebat di dunia. Tapi, yang bikin Singapura menarik itu adalah lokasinya yang lumayan dekat dengan Indonesia dan standard penghasilannya yang termasuk tertinggi di dunia. Gue lupa tepatnya di posisi berapa.
Kalau misalnya gue tadi bilang mungkin banget untuk belajar di Singapura tanpa memberatkan orang tua, memangnya berapa biaya kuliah di Singapura? Dan jawabannya, rata-rata sekitar 30.000 SGD/year atau sekitar Rp 250.000.000,-/TAHUN!
Gimana caranya bayar kuliah tanpa bantuan orang tua dengan beban sebesar itu? Readmore yuk
Jawabannya:
1. Tuition Grant
2. Tuition Fee Loan
3. Study Loan (Education Loan)
Tuition Grant, apaan tuh?
TG adalah subsidi sekitar 15.000 (LIMA BELAS RIBU) SGD/year (jumlahnya bervariasi tergantung berapa besar biaya kuliah) dari pemerintah Singapura untuk semua mahasiswa S1 di universitas negeri Singapura. Semua mahasiswa tidak terbatas negara asalnya.
Abis itu, Tuition Fee Loan apaan lagi?
TFL ya gue singkatnya. Misalnya, biaya kuliah kamu di Singapura 30.000 SGD/year, setelah dikurangi TG tadi, masih sisa sekitar 15.000 SGD lagi kan? Nah, TFL ini adalah pinjaman dari bank lokal untuk membantu sekitar 80% dari sisa tersebut (+/- 12.000 SGD)
Study Loan, apa lagi itu? Dapet uang lagi?
Iya. Setelah TG dan TFL, masih ada sisa lagi 2.000 SGD kan? SL ini adalah pinjaman dari bank lokal juga yang gak cuma menutup sisa 2.000 SGD tadi, tapi juga tambahan sekitar 2.000-4.000 SGD/year untuk biaya makan dan akomodasi.
Dan voila! Dari semua pinjaman diatas, kamu sudah bisa kuliah di Singapura! Dan TANPA BEASISWA! Dari ketiga hal diatas, cuma TFL dan SL saja yang harus dilunasi.
Lalu? Cara melunasi TG bagaimana?
TG tidak perlu dibayar dengan uang, melainkan setelah lulus kita diharuskan berkerja selama 3 tahun di perusahaan mana saja asal mereka berdomisili di Singapura. Kalau gak betah di perusahaannya bagaimana? Gak perlu juga stay di 1 perusahaan selama 3 tahun. Yang penting total durasi kerja di Singapura 3 tahun. Kalau baru setahun bergabung dengan perusahaan lalu ditempatkan di negara lain, bagaimana? Aduh, pertanyaan yang aneh deh. Ya jelas gak apa-apa juga, asalkan secara tertulis masih di daftar staff Singapura di perusahaan tersebut.
Bagaimana cara melunasi TFL dan SL?
Bayarnya boleh dengan cicilan mulai 2 tahun sehabis lulkus, minimal 100SGD/month selama maksimum 20 tahun.
Memangnya sanggup kita bayar segitu?
Ya karena Gaji rata-rata lulusan S1 disini adalah sekitar 2500SGD/bulan atau Rp 20.000.000/bulan, ya gak jadi masalah dong!
Nah, setelah kamu tahu semua ini, bagaimana ya cara aplikasi untuk dapet TG, TFL dan SL?
Pastinya syarat utama adalah sudah diterima di universitas Singapura. Begitu hari pertama sampai disini, pas registrasi, biasanya staff administrasi universitas langsung menawarkan formulir untuk TG, TFL, dan SL. Kalau tidak, bisa tanya staffnya langsung harus bagaimana atau bisa langsung ke bank OCBC / DBS / POSB / RHB / untuk aplikasi TFL dan/atau SL.
Perlu apa aja sih untuk aplikasi TG?
Isi formulirnya lengkap dengan tanda tangan seorang Guarantor.
Siapa yang bisa jadi guarantor?
Orang tua kamu / orang yang minimum berumur 21 tahun yang berstatus tidak bangkrut. Lalu apa lagi syaratnya? ITU AJA LOH! NOTHING ELSE!
Metode menarik diatas bisa diaplikasikan ke Universitas apa aja di Singapura?
Universitas Negeri, seperti Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), dan Singapore Management University (SMU).
Sudah tau kan sekarang kalau kalian bisa kuliah tanpa beasiswa dan tanpa bebani orang tua dengan TG, TFL, dan SL? Ayo mulai sekolah di Singapura!

terimakasih agannya juga kuliah di singapura?
BalasHapus