Gue baru tau kalau teh itu enak banget. Jadi hari ini, hujan turun seharian, mulai dari pagi sampai sore. Entah mungkin, malam akan turun hujan lagi. Mungkin. Nah, gue yang sedang mengerjakan Remedial MIPA, memutuskan untuk membuat teh, atau bahasa gaulnya ngeteh. Biasanya nyokap yang bikinin gue teh, tapi rasanya kurang. Bukan karena nyokap gak bisa bikin teh, tapi karena gue ingin mencoba sendiri membuat teh. Maksudnya, meracik. Sambil Hujan Minum Teh Nah, mumpung lagi iseng, gue melakukan searching di Internet tentang cara membuat teh. Dari beberapa sumber yang gue peroleh, gue menyimpulkan cara meracik teh ala gue sendiri. Teh yang ternyata, teh banget. Peringatan: Cara Meracik Teh yang akan gue share di sini bukanlah sebuah teknik untuk pencinta teh akut, namun untuk para penikmat teh yang ingin merasakan sensasi yang berbeda dalam meminum teh. Peace. Langsung aja kita mulai ya. Beberapa hal yang harus kalian siapkan sebelum Ngeteh ala gue itu: Teh (Gue lebih pr...
nowplaying: Fortune Cookie Yang Mencinta - JKT48 Sebenernya gak patah hati sih. Tapi ada hubungannya sama lagu yang di atas. Terutama di bagian lirik ini: Walaupun diri ini menyukaimu Kamu s'perti tak tertarik kepadaku Siap patah hati kesekian kalinya... Semuanya berawal dari sebuah proyek yang gue kerjakan di daerah Jakarta Barat. Gue mulai in charge di proyek ini, mungkin sekitar Januari 2023. Dapet tugas untuk ngerjain area lobby interior dari gedung ini. Jadilah gue hadir di proyek ini, paling enggak seminggu sekali, untuk ikut rapat mingguan koordinasi, sekaligus sambil update pekerjaan dari gedung ini. Di proyek ini, gue satu tim dengan kantor konsultan lain, dan disitu lah, gue melihat sosok perempuan ini. Seorang arsitek senior, yang ikut serta hadir di hampir setiap rapat mingguan ini. Awalnya, gue takut banget buat berinteraksi maupun mengobrol dengan perempuan ini. Secara, kantor gue isinya cowok semua. Jadi agak gak biasa untuk ngobrol sama cewek, lebih lagi interaksi. ...
I'm curious about the world and how things work. Kalimat di atas gue tulis saat memperbaiki CV, beberapa hari yang lalu. Sebuah kalimat yang, pada hari ini, kayaknya gue sadari merupakan kunci dari seluruh permasalahan gue selama ini, dan kunci jawaban dari soal "Apa sebenarnya passion gue?" Gue coba untuk melihat progress gue di 7 bulan ini. Kapan hari, gue sempet berbincang sama salah satu kolega gue, yang sama-sama masuk di waktu yang sama. Kita sharing tentang apa yang gue rasakan disini, dan seperti biasa, dia memberikan beberapa nasihat ke gue. Sampai suatu waktu dia berkata, "Kok gue lihat lo tuh emang suka ngulik ya, To? Kayak, kalau soal penggunaan aplikasi (SketchUp, AutoCAD, atau 3ds Max + Corona Renderer) tuh cepet banget belajarnya. Langsung pesat gitu gatau kenapa. Tapi kalau soal desain, kayak lama banget gitu progresnya." Omongan dia bener juga. Gue selama ini merasa terbantu banget soal penggunaan aplikasi. Tugas pertama pas gue masuk itu bantu ...
Komentar
Posting Komentar